Agnez Mo dan Karakter Lila Hoth di Reacher Season 4:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335636/original/010757700_1788009201-MV5BZWVlMGFmYzYtNTk3Yi00MzhlLTk1OTItNjNlYjJiNzIxN2ZmXkEyXkFqcGc_._V1_.jpg)
Agnez Mo menjelaskan karakter Lila Hoth yang ia mainkan di serial Reacher Season 4. Karakter ini punya kecenderungan sosiopat.
Agnez Mo dalam Reacher Season 4. (Amazon MGM Studios/ Prime Video via IMDb)
Agnez Mo membawa Lila Hoth ke layar kaca. Ia mendatangkan dua guru akting Hollywood pribadi. Ia juga menginvestasikan biaya sendiri. Pelatihan berlangsung intensif selama 3 minggu. Setiap hari, ia berlatih 5-6 jam.
Pendalaman karakter Lila Hoth sangat kompleks. Karakter ini adalah korban grooming. Ia juga memiliki kecenderungan sosiopat.
Agnez Mo dan Perjalanan di Reacher Season 4
Liputan6.com, Jakarta – Selama beberapa waktu belakangan, Agnez Mo menjadi sorotan publik. Aktingnya sebagai Lila Hoth dalam serial Hollywood Reacher Season 4 menuai pujian. Selain itu, ada sejumlah cerita menarik di balik layar.
Agnez Mo mengaku mendatangkan sendiri guru akting dari Hollywood. Bukan hanya satu, melainkan dua guru akting. Kedua guru ini biasa menangani artis papan atas. Mereka fokus pada peran yang berkaitan dengan bela diri.
Pelatihan Intensif Agnez Mo
Setelah dinyatakan lolos seleksi, Agnez Mo tidak berhenti. Ia memulai perjalanan kariernya di Hollywood. Ia langsung menghubungi guru aktingnya.
“Karena kan saya sebenarnya juga punya acting coach di sana. Saya terbangin acting coach saya dari New York ke LA. Saya intensive 5 to 6 hours a day for 3 weeks,” aku Agnes Mo, saat ditemui di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta, Sabtu (29/8/2026).
Semua biaya berasal dari kantong pribadinya. Biaya ini bukan bagian dari fasilitas pembuatan film. Series ini saat ini penayangannya di Prime Video ranking satu di 40 negara.
“Yeah, and it’s out of my pocket, loh. Itu enggak dibayar. Itu I paid them, karena for me it’s an investment to myself,” tutur Agnes Mo.
Pelatih Gal Gadot dan Jafar Jackson:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335634/original/008015600_1788009193-20260829_141717.jpg)
Agnes Mo juga menyewa Magnus Lygdbäck. Magnus adalah pelatih akting fisik di Hollywood. Ia biasa menangani selebriti ternama. Beberapa di antaranya adalah Gal Gadot untuk Wonder Woman. Ia juga melatih Jafar Jackson di film Michael Jackson.
“Ada intensive, saya tuh ada beberapa acting coach sebenarnya di sana. Jadi ada satu yang memang khusus untuk teknik. Untuk teknik itu kita kayak riding a bicycle ya, kayak ngingetin, gitu. Ngingetin muscle memory-nya tuh diingetin,” tutur Agnes Mo.
Pendalaman Karakter Lila Hoth
Setelah pelatihan teknis, Agnes Mo masuk ke tahap pendalaman karakter Lila Hoth. Latar belakang Lila Hoth sangat kompleks. Agnes Mo mampu menjelaskan bahwa Lila memainkan karakter berlapis-lapis.
“Lila itu, she’s playing a character in a character. Itu yang kadang-kadang orang yang enggak tahu. Ya it’s not Agnez Mo di situ, it’s Lila playing a character,” tuturnya.
Lila Hoth dan Kecenderungan Sosiopat
Lila Hoth sejak lama menjadi korban grooming Amisha. Akibatnya, ia memiliki kecenderungan sosiopat.
“Ya karena itu tadi, dari kecil dia menjadi killing machine. So, how can you be seseorang yang punya sociopathic tendency harus menipu atau manipulate Reacher? So, it’s a playing a character,” jelas Agnes Mo.
Dengan demikian, Agnez Mo berhasil menghidupkan Lila Hoth. Ia memerankan karakter yang penuh lapisan. Lila Hoth bukan sekadar antagonis biasa. Ia adalah korban yang berubah menjadi pemburu.
Kesimpulan
Agnez Mo membuktikan dedikasinya di Reacher Season 4. Ia mendatangkan dua guru akting. Ia juga menyewa pelatih fisik ternama. Semua biaya ia tanggung sendiri.
Lila Hoth menjadi bukti kemampuan aktingnya. Karakter ini kompleks dan menantang. Agnez Mo berhasil membawanya dengan meyakinkan.
Penonton pun terpukau dengan penampilannya. Reacher Season 4 semakin diminati. Agnez Mo layak mendapat apresiasi.

